Rabu, 27 April 2011

The Meaning of Love


Wah dalem banget nih bakalan ulasannya….cuman disini aku tulis berdasarkan yang aku tahu dan aku rasakan ya…..kenapa aku nulis ini mungkin karena suasana hatiku ikut senang dalam rangka merayakan The Royal Wedding of Prince William and Miss Catherine Middleton. Apa hubungannya ya ? aku sendiri juga ga tahu heheheh…

Ok kita kembali ke topik tentang arti cinta, kalau menurutku cinta itu adalah sebuah perasaan dimana kita hanya bisa merasakan tapi tidak bisa kita liat dan hanya bisa ditunjukan dengan tingkah laku entah cinta itu kepada Tuhan, kepada pasangan, orang tua, anak-anak,keluarga atau sahabat. Tapi kalau menurutku cinta itu lebih cendrung untuk lawan jenis ya, kalau untuk keluarga, anak-anak atau sahabat mungkin itu namanya sayang kali ya.

Kalau cinta sejati adalah cinta yang tulus yang bisa diberikan kepada orang lain tanpa mengharap balasan, hah….apa ga cinta buta itu namanya…? Wah aku bingung nih yang bener mana, cinta sejati atau cinta buta ?

Nah daripada pusing-pusing mendescripsikan pengertian cinta itu seperti apa, lebih baik dirasakan saja, bagi yang telah mendapatkan cinta, apalagi udah merasa menemukan cinta sejati kalau istilah kerennya “soulmate”, tapi bagi yang belum menemukan ayo lebih extra keras lagi untuk mencarinya, mencari ? apa menunggu ? ah terserahlah…

Berikut ulasan arti cinta menurut “mbah google” :

Cinta adalah sebuah perasaan yang diberikan oleh Tuhan pada sepasang manusia untuk saling…. (saling mencintai, saling memiliki, saling memenuhi, saling pengertian dll). Cinta itu sendiri sama sekali tidak dapat dipaksakan, cinta hanya dapat berjalan apabila ke-2 belah phiak melakukan “saling” tersebut… cinta tidak dapat berjalan apabila mereka mementingkan diri sendiri. Karena dalam berhubungan, pasangan kita pasti menginginkan suatu perhatian lebih dan itu hanya bisa di dapat dari pengertian pasangannya.
Cinta adalah memberikan kasih sayang bukannya rantai. Cinta juga tidak bisa dipaksakan dan datangnya pun kadang secara tidak di sengaja. Cinta itu indah namun kepedihan yang ditinggalkannya kadang berlangsung lebih lama dari cinta itu sendiri. Batas cinta dan benci juga amat tipis tapi dengan cinta dunia yang kita jalani serasa lebih ringan.
Cinta itu perasaan seseorang terhadap lawan jenisnya karena ketertarikan terhadap sesuatu yang dimiliki oleh lawan jenisnya (misalnya sifat, wajah dan lain lain). Namun diperlukan pengertian dan saling memahami untuk dapat melanjutkan hubungan, haruslah saling menutupi kekurangan dan mau menerima pasangannya apa adanya, tanpa pemaksaan oleh salah satu pihak. Berbagi suka bersama dan berbagi kesedihan bersama.
Cinta itu adalah sesuatu yang murni, putih, tulus dan suci yang timbul tanpa adanya paksaan atau adanya sesuatu yang dibuat-buat, Menurut saya pribadi cinta itu dapat membuat orang itu dapat termotivasi untuk melakukan perubahan yang lebih baik daripada sebelum ia mengenal cinta itu. Cinta itu sesuatu yang suci dan janganlah kita menodai cinta yang suci itu dengan ke-egoisan kita yang hanya menginginkan enaknya buat kita dan ndak enaknya buat kamu. TIPS; untuk mengawetkan cinta dibutuhkan PENGERTIAN!
Suatu perasaan terdalam manusia yang membuatnya rela berkorban apa saja demi kebahagiaan orang yang dicintainya. Pengorbanannya itu tulus, tidak mengharap balasan. Kalau misalnya memberi banyak hadiah ke seseorang tapi dengan syarat orang itu harus membalasnya dengan mau jadi kekasihnya, itu bukan cinta namanya. Cinta tidak bisa diukur dengan materi ataupun yang berasal dari dunia fana. Dan percayalah… cinta terbesar biasanya selalu datang dari ibu kandung, bukan dari pacar (sebab cinta pacar bisa luntur suatu saat atau setelah menikah kelak).
Cinta, membuat bahagia, duka ataupun buta. Cinta itu penuh pengorbanan, kepahitan, keindahan dan kehangatan. Cinta adalah sebuah keinginan untuk memberi tanpa harus meminta apa-apa, namun cinta akan menjadi lebih indah jika keduanya saling memberi dan menerima, sehingga kehangatan, keselarasan dan kebersamaan menjalani hidup dapat tercapai. Cinta adalah kata yang memiliki banyak makna, bergantung bagaimana kita menempatkannya dalam kehidupan. Ai wa atatakai koto da.
Cinta itu bisa membuat orang buta akan segalanya hanya demi rasa sayang terhadap sang kekasih. Kita juga tau apa maknanya cinta itu. Cinta pasti bisa membuat orang merasakan suka dan duka pada waktu yang sama ketika kita berusaha mendapat kebahagiaan bersama. Jadi bukanlah kebahagiaan untuk kita sendiri. Meskipun demikian kita jangan samapi salah langkah agar tidak menuju kesengsaraan. Lakukanlah demi orang yang kamu kasihi agar kau tidak merasa sia-sia tanpa guna. Karena hal itulah yang membuat hidup menjadi lebih hidup (Losta Masta).
Cinta adalah perasaan hangat yang mampu membuat kita menyadari betapa berharganya kita, dan adanya seseorang yang begitu berharga untuk kita lindungi. Cinta tidaklah sebatas kata-kata saja, karena cinta jauh lebih berharga daripada harta karun termahal di dunia pun. Saat seseorang memegang tanganmu dan bilang ” Aku cinta kamu…” pasti menjadi perasaan hangat yang istimewa! Karena itu, saat kamu sudah menemukan seseorang yang begitu berharga buat kamu, jangan pernah lepaskan dia! Namun adakalanya cinta begitu menyakitkan, dan satu-satunya jalan untuk menunjukkan cintamu hanyalah merlekan dia pergi.
Cinta itu adalah sebuah perasaan yang tidak ada seorangpun bisa mengetahui kapan datangnya, bahkan sang pemilik perasaan sekalipun. Jika kita sudah mengenal cinta, kita akan menjadi orang yang paling berbahagia di dunia ini. Akan tetapi, bila cinta kita tak terbalas, kita akan merasa bahwa kita adalah orang paling malang dan kita akan kehilangan gairah hidup. Dengan cinta, kita bisa belajar untuk menghargai sesama, serta berusaha untuk melindungi orang yang kita cintai, apapun yang akan terjadi pada kita.

Setelah saya membaca pengertian cinta menurut mbah google, saya jadi terharu…segitu dalamnya pengertian cinta…tapi apakah orang-orang didunia ini mampu untuk meraih cinta seperti diatas ? jika jawabannya “ya” maka bersyukurlah karena tidak semua orang tau arti cinta ataupun dapat merasakan cinta yang sesungguhnya. Terkadang banyak orang yang terjebak dengan keadaan dan mengharuskan untuk mendapatkan cinta dalam waktu singkat padahal yang sebenarnya terjadi adalah semu atau bahkan bukan cinta, dan yang lebih miris lagi banyak orang menikah bukan karena cinta tapi karena keadaan yang mengharuskan untuk bersama atau berpasangan, mungkin karena usia udah menuntut, atau mungkin karena adat istiadat…gimana ya orang hidup satu atap bahkan satu ranjang tanpa cinta melainkan karena keadaan yang mengharuskan dan itu harus terjadi seumur hidup atau sepanjang sisa hidupnya…wah betapa tersiksanya ya….? Atau bahkan ketika orang merasakan cinta tapi tidak mampu untuk menggapainya…sakit banget kali ya? Ah…ternyata cinta tidak seindah seperti yang diucapkan……..tapi meskipun begitu bersemangatlah terhadap hidup ini…berjuang untuk  mengejar cinta sejati atau belajar mencintai bagi yang telah memiliki pasangan dengan menerima kekurangan dan kelebihannya. Semoga cinta sejati itu akan hadir dalam diri dan hari-hari kalian….semoga tercipta kebahagiaan yang sejati.



Selasa, 26 April 2011

Penantian

Kumenanti seseorang….
Seseorang yang akan membuat ku bahagia
Yang menjagaku jika hari tuaku tiba
Akankah dia hadir dalam kehidupanku ?

Akahkan…? Ah itu keharusan!!!
Semoga dia segera hadir dalam hari-hariku
Mengisi relungku yang masih kosong
Biarlah waktu yang akan menjawabnya
Kapannya dia hadir….

Tuhan, semoga penantianku tidak akan sia-sia
Dia hadir membuatku bahagia dan juga keluargaku
Menjagaku dan keluargaku nantinya….(astungkare)

Senin, 25 April 2011

Pengabdian seorang Perempuan

Cerita ini sedikitnya adalah kisah nyata yang kuambil dari kehidupan yang terjadi padaku juga pada temen-temen yang lain.

Mungkin aku dilahirkan sebagai wanita Bali yang harus mengabdikan diri seutuhnya untuk keluarga ketika menikah.Mungkin sebagain besar wanita Bali merasakan seperti yang kurasakan...entah itu karena takdir atau nasib atau apalah aku tidak mengerti.

Ketika wanita Bali memutuskan untuk menikah dengan keturunan Bali (Laki-laki Bali maksudnya) harus mengikuti suami, dalam artian tempat tinggal dan seluruh kehidupan wanita Bali adalah hak suaminya, sehingga terkadang para suami berlaku dominan terhadap pernikahannya.

Seperti artikel dibawah yang saya kutif dari google tentang perempuan Bali

Ketika pilihan itu datang karena itu sudah menjadi arus kehidupan yang harus diterima, perempuan adalah mahluk yang unik karena di balik kelemah-lembutanya sering perempuan di cap mahluk yang lemah atau pun sebutan lain yang kurang lebih berarti ‘sama’ dengan yang diatas, tetapi dibalik itu wanita itu jauh lebih kuat dari seorang Pria yang menjadi pelidung ketika masa berumah tangga tiba. mungkin berapa contoh dapat diambil seperti melahirkan plus mengandung selama 9 bulan . Disini saya ingin mengedepan peran perempuan, dalam hal ini perempuan Bali. Siapa perempuan Bali? karena tidak semua perempuan bali yang tinggal di bali atau gadis bali, karena asal perempuan Bali itu sangat luas karena perempuan Bali bisa datang dari berbagai suku, agama, ras, latar belakang pendidikan dan status. Ketika panggilan itu datang, arus kehidupan yang tidak bisa dielakkan, disini saya tidak menggunakan gadis Bali, karena kata perempuan cenderung lebih dewasa (berumah tangga). Peran perempuan Bali yang sebenarnya di mulai, mungkin sudah banyak di ulas, perempuan Bali dalam kekinian harus pintar-pintar membagi waktu antara arus perubahan jaman, wanita tidak saja menjadi ibu rumah tangga saja tetapi terbuka untuk peran lainya yang tak terbatas. dibalik itu semua perempuan bali harus kembali ke “dapur” dalam arti luas, dapur untuk menyiapakan makanan bagi keluarga dan juga yang utama menyiapkan yadnya (korban suci) sehari-hari. kalau dilihat jenis dan jumlahnya yadnya yang dipersembahkan itu bermacam-macam dengan variasi jenis yang beragam serta kegiatan adat yang lain di lingkungan sosialnya, tentu ini bisa berbagi tugas dengan suami tetapi perempuan Bali lah yang merupakan tokoh sentral dalam hal ini, berat? pengabdian meneruskan keturunan, merawat anak, melayani suami, bekerja,melayani budaya adat istiadat ( yang kesohor sampai di luar negeri), agama dan leluhur. wuih! tambah panjang listnya. seperti perempuan lainnya, Saya percaya perempuan Bali adalah perempuan pilihan yang memiliki energi yang luar biasa, lakukan yang sebaik-baiknya dan menjadikan hidup berarti dalam pegabdian yang tulus,. Ketika arus kehidupan itu datang terimalah dan nikmatilah.

Ketika saya harus membaca sebuah cerita tentang perempuan Bali, ga baca cerita sih karena saya pun mengalami karena saya juga perempuan Bali, miris sebenarnya hati saya…perempuan Bali diharuskan memikul banyak Tugas mulai dari bekerja sebagai wanita karir(istilah keren orang yang bekerja J), sebagai ibu rumah tangga yang harus mengurus anak-anak dengan segala keperluan rumah dan tugas rumah tangga lainnya serta bersosialisasi terhadap lingkungan, adat dan budaya.

Jujur saja, terkadang saya tidak begitu setuju dengan adat dan budaya orang Bali seperti di pedesaan misalnya setiap ada orang menikah, 3 bulanan, otonan, harus membantu (istilah Bali metulungan/medelok’an) itu harus “kata harus” yang terkadang membuat saya tidak habis pikir…kenapa itu tidak dihilangkan atau diperbaharui dengan sesuatu adat yang lebih baik, maksud saya misalnya kita akan membantu sesuai keiklasan hati dalam artian kalo kita sempat kita akan membantu kalopun enggak juga ga apa-apa itu sepertinya akan jauh lebih mengenakkan didengar daripada kata harus. Misalnya diluar negeri tidak harus menikah kan ? kalo itu kebutuhan okelah tidak ada yg melarang….tidak harus harus punya keturunan kan ? itu pernikahan belum lengkap tanpa tawa riang anak-anak bolehlah tapi tidak harus seperti di Bali, dan banyak lagi keharusan yang harus dijalani yang mungkin tidak bisa saya sebut satu persatu….

Wah ternyata banyak juga ya keluh kesah sebagai perempuan Bali…itu dulu aja deh biar tidak terlalu panjang dan ngelantur kesana kesini…..

Cerita ini hanya curahan hati semata….dari perempuan Bali yang merasa di dominasi kaum laki-laki…mungkin ini namanya pengabdian……