Kamis, 15 September 2011

Cinta vs Cemburu

Konon katanya jika orang cemburu terhadap pasangan itu pertanda cinta, benarkah demikian ?
Bagaimana jika cemburu berefek negatif terhadap diri sendiri atau hubungan itu sendiri?

Apa kaitan Cinta dengan cemburu versi anda ?

CINTA adalah Satu kata yang tidak pernah habis untuk dibahas. Cukup satu kata tapi mampu membuat beribu-ribu orang tersenyum bahagia atau bahkan menangis tersedu-sedu atau bahkan sampai putus asa ingin mengakhiri hidupnya sendiri. (jgn sampai ya hehehe)

CEMBURU sebenarnya bisa memberikan efek yang baik dan buruk terhadap cinta itu sendiri dan hatilah  tempat yang bisa menentukan efek dari dua rasa itu. Jika hati bergejolak penuh dengan kemarahan tak terkendali ketika cemburu itu datang, maka akibat yang terjadi pasti akan merugikan diri sendiri and pasangan, Sifat cemburu itu ada dua jenis, Yang pertama karena bener-bener cinta dan perhatian, dan yang kedua karena over protective atau posesif. Cemburu karena over protective atau posesif akan menimbulkan perasaan iri dan dengki terhadap pasangan yang dianggap lebih dari dirinya sendiri atau wujud dari ketidakpercayaan diri seseorang terhadap pasangan.
Cemburu karena cinta justru dapat meningkatkan keakraban hubungan. Cemburu juga akan meningkatkan kecerdasan emosi dan spiritual diri yang mampu membuat cinta semakin kuat. Tentu saja jika  dikelola dengan baik, tapi cemburu itu lebih sering muncul dengan  perasaan inrasional, sehingga cemburu itu menjadi hal negatif dan berdampak buruk pada kelanjutan hubungan dan juga pada diri sendiri.

Bagaimana cara mengolah cemburu menjadi suatu hal positif dalam sebuah hubungan atau bahkan cemburu itu bisa memperkuat hubungan cinta anda dengan pasangan? "bagaikan air yang menyuburkan dan menyegarkan hubungan cinta sehingga tercipta kecantikan batiniah dan kualitas cinta anda".

Cinta yang sesungguhnya adalah perasaan kasih yang penuh cinta dan sayang setiap orang kepada pasangan dengan penuh kebaikan, sehingga menimbulkan persaan bahagia. Bukankah orang yang jatuh cinta, selalu penuh semangat dan optimis, selalu ingin memberikan yang terbaik untuk orang yang dicintainya, selalu ingin tampil sempurna dihadapan orang yang dicintai tanpa mau menunjukan kekurangannya.

Bagaimana seharusnya hati memperlakukan kedua rasa itu?

Berlajarlah untuk memahami pasangan masing-masing tanpa menghakimi jika pasangan melakukan kesalahan, bahkan memberikan kata maaf dan mulailah untuk membangun hubungan cinta yang dilandasi dengan penuh kasih sayang tanpa ada perasaan cemburu buta.

Nah, buat orang-orang yang baru memiliki pasangan, cemburu itu murni karena emosi, bukan karena cinta. Cemburu itu muncul karena sifat egois kita. Nggak mau ada orang lain selain diri sendiri yang memiliki.Hanya sedikit cemburu itu karena cinta.

Cinta sejati itu bukan soal mencari pasangan yang sempurna. Melainkan untuk memahami ketidaksempurnaan pasangan dengan baik sehingga menimbulkan keselarasan dalam menentukan hidup selanjutnya.

Peace.....

Pernikahan yang di inginkan

Pernikahan yang indah dan bahagia adalah impian setiap orang tapi pada kenyataannya banyak hal yang terkadang membuat pernikahan itu berbeda bahkan seperti neraka…(serem sekali ya bilangnya, maksudnya tak seindah yang diharapkan) tapi setiap manusia wajib untuk berusaha mendapatkannya meskipun Jodoh itu rahasia Tuhan.

Dengan siapa kita menikah, berapa lama pernikahan itu, di usia berapa atau bahkan dimana….hanya Tuhan yang tahu, manusia hanya berusaha menjalaninya dan mensyukuri bila takdir berjalan sesuai dengan yang kita harapkan.

Bagaimana bila pernikahan itu ternyata tak seindah dengan yang kita impikan? Atau bahkan penuh dengan perbedaan? Saya yakin, setiap pernikahan akan melewati banyak ujian seperti orang sering bilang, tidak mungkin tanpa suara gemericing ketika orang mencuci piring (mungkin seperti itulah istilah untuk orang menikah)

Ketika ditemukan banyak ketidakcocokan dan perbedaan berajarlah untuk memperbaikinya bukan untuk dibiarkan/didiamkan, karena sadarlah bahwa manusia dilahirkan dengan penuh perbedaan.

Pernikahan itu bukanlah sesuatu permainan kalah dan menang, melainkan menyatukan perbedaan,menyayangi tanpa pamrih apalagi mengharapkan imbalan/hadiah dan berbagilah segala perasaan suka dan duka terhadap pasangan.

Suatu saat akan ada dimana semuanya tak berjalan seperti yang kita inginkan, bahkan mungkin ucapan sayang berubah menjadi makian, pelukan sayang berubah menjadi luka, siapa yang tahu ? (mudah2an ga ya!)

Tapi itulah pernikahan.

Resep agar pernikahan senantiasa indah dan awet seperti yang kita harapkan adalah senantiasa pasangan/suami-isteri melakukan evaluasi, tidak pernah bosan untuk berintrospeksi diri serta sama-sama berniat untuk memperbaiki diri.

Jika ada perbedaan jangan dijadikan ajang debat tak berujung, melainkan untuk diselaraskan. Jadikanlah perbedaan untuk  memperkaya hati agar bisa bertoleransi dan tidak selalu ingin menang sendiri.

Tidak pernah ada pernikahan yang sempurna seperti yang kita inginkan, pasti akan ada perbedaan bahkan ketidakpuasan antar pasangan, Namun itulah sejatinya pernikahan. Pertengkaran yang terjadi karena perbedaan justru bisa jadi sarana untuk lebih memahami keinginan pasangan.

Mengalah itu bukan sebuah solusi, melainkan tempat menumpuk beragam permasalahan karena permasalahan yang tidak terpecahkan akan menimbulkan kebencian yang akan berubah menjadi dendam berkepanjangan.

Tidak ada manusia yang sukses tanpa usaha keras untuk mencapainya, tidak juga ada kebahagian yang sejati tanpa riak dan gelombang, maka berjuanglah untuk mendapatkan pasangan yang sempurna atau pernikahan sejati.

Berikanlah cinta yang tulus untuk pasangan....hadiahi pelukan dah kecupan sayang setiap hari senantiasa pasangan akan berbahagia...!!!

Love and peace...